Doa yang benar dan yang tidak benar saat mendoakan pengantin baru


Doa untuk Pengantin ini bukan sekedar ucapan selamat menempuh hidup baru. Akan tetapi sebagai seorang muslim kita harus saling mendoakan, dimana dalam hal ini kita mendoakan agar Allah SWT memberi keberkahan kepada kedua mempelai serta mempersatukannya dalam kebaikan. Dan berikut adalah lafadz doanya lengkap dalam bahasa arab, tulisan latin dan artinya.

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِى خَيْرٍ
BAAAROKALLOOHU LAKA WA BAAROKA 'ALAIKA WA JAMA'A BAINAKUMAA FIII KHOIRIN
Artinya :
Mudah-mudahan Allah memberkahi engkau dalam segala hal (yang baik) dan mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan

Mengapa Rasulullah SAW melarang seseorang mendoakan pengantin dengan ucapan “Semoga bahagia dan banyak anak”? Wallahu a’lam bish shawab. Hanya Allah Subhanahu wa Ta’ala yang mengetahui hakikat sejati di balik larangan ini. Namun, kita bisa memetik hikmah sebagaimana dijelaskan oleh Ustadz Muhammad Fauzil Adhim dalam buku ‘Kado Pernikahan untuk Istriku’ yang ditulis Ustadz Salim A. Fillah dalam buku ‘Bahagianya Merayakan Cinta’.

Anda bisa simak penjelasannya di bawah ini. 

Hukumnya makruh
Para Ulama menerangkan bahwa hukum mendoakan pengantin dengan ucapan “Semoga bahagia dan banyak anak” ini adalah makruh. Larangan tersebut tidak serta merta haram karena dalam hadits yang lain Rasulullah SAW membanggakan banyaknya jumlah umatnya dibanding umat nabi-nabi sebelumnya. Jadi dalam Islam, banyak anak itu bagus. Bahagia dalam pernikahan juga bukan sebuah hal yang dilarang. Namun, mendoakan pengantin dengan ucapan “Semoga bahagia dan banyak anak” bukanlah doa yang tepat.

Barakah adalah doa yang lebih baik

Rasulullah SAW menganjurkan kepada umatnya untuk mendoakan dengan ucapan.
 
بَارَكَ اللَّهُ لَكَ وَ بَارَكَ عَلَيْكَ وَ جَمَعَ بَيْنَكُمَا فِيْ خَيْرٍ     
“Semoga Allah menganugerahkan barakah kepadamu, semoga Allah SWT juga menganugerahkan barakah atasmu. Dan, semoga Dia menghimpun kalian berdua dalam kebaikan”

Hari-hari setelah pernikahan tidak selalu merupakan kebahagiaan. Orang-orang yang menikah juga belum tentu dikaruniai banyak anak, maka membayangkan setelah menikah akan selalu bahagia dan memiliki banyak anak adalah hal yang tak sepenuhnya benar, tak sepenuhnya bisa menjadi kenyataan bagi setiap orang.

Sebagaimana jalannya kehidupan lainnya, kehidupan rumah tangga juga diwarnai oleh dua hal: kadang kita menemukan hal-hal yang kita sukai, kadang kita menemukan hal yang tidak kita sukai. Kadang kita mengalami hal-hal yang kita inginkan. Terkadang kita mengalami hal-hal yang tidak kita inginkan. Kadang kita menjumpai perkara dan peristiwa yang membuat hati kita senang, kadang kita menjumpai perkara dan peristiwa yang membuat hati kita tidak senang. Pada kedua sisi itulah kita mengharapkan 

Barakah juga saling mendoakan pasangan suami istri selalu mendapatkan barakah. Inilah yang kita tangkap dari doa ini. Dan inilah yang jauh lebih baik daripada “Bahagia dan banyak anak.”

Rasulullah SAW mengajarkan dalam doanya terdapat dua kata yaitu laka dan ada ‘alaika. Meskipun memiliki arti yang sama yaitu keberkahan yang diminta, tetapi dengan adanya perbedaan ini makanya menjadi Barakah, terhadap hal-hal yang disenangi dan sekaligus barakah pada hal-hal yang tidak disenangi. 

Dengan mendoakan barakah, berarti kita medoakan mereka dalam satu ikatan. Seperti saat menyuruh seseorang untuk shalat dengan khusyu’, sesungguhnya untuk dapat mencapai perintah itu harus thaharah dulu, berwudhu dulu, memenuhi syarat dan rukun shalat. Demikian pula dengan barakah.
(Sumber: Keluarga Cinta)





Terimakasih banyak sudah menginformasikan keberadaan www.maskawinmu.com kepada keluarga, saudara, teman dan sekitar anda
Share this article :
+
Previous
Next Post »
0 Komentar untuk "Doa yang benar dan yang tidak benar saat mendoakan pengantin baru"
 
Copyright © 2014 Maskawinmu - All Rights Reserved - DMCA
Modified Template ByMadja